Masih Bingung? Inilah Jenis-Jenis SIM Yang Berlaku di Indonesia

SIM atau Surat Izin mengemudi merupakan syarat perlu yang mesti dimiliki seseorang yang mengendarai sebuah kendaraan. Di indonesia sendiri terdapat sebagian jenis-jenis sim yang berlaku.

Namun ternyata masih banyak dari pengendara yang belum menyadari berkenaan jenis-jenis sim ini bahkan belum memilikinya. Untuk menyadari apa saja jenis-jenis sim yang berlaku dan apa saja syarat untuk memilikinya, liat ulasan lengkapnya di bawah ini.

Jenis-Jenis SIM

Di indonesia sendiri terdapat sebagian jenis sim sesuai dengan peruntukannya, terasa dari SIM perorangan yang terdiri dari SIM A, SIM B, SIM C, hingga SIM D dan SIM Umum yang mesti dimiliki pengendara kendaraan umum.

Selain itu juga, kalau sahabat pecintaotomotif berasal dari luar negeri dan akan ke luar negeri mesti miliki sebuah SIM dengan jenis Internasional yang sanggup berlaku di berbagai negara.

Sekarang kita akan ulasan satu persatu berkenaan jenis SIM ini berdasarkan golongan dan penggunaanya. yuk disimak.

SIM Perorangan

Jenis SIM perorangan ini dibagi lagi kedalam sebagian kelompok, seperti SIM A, SIM B, SIM C, hingga SIM C. Setiap kelompok ini miliki perbedaannya masing-masing.

SIM A

Yang pertama adalah SIM A. jenis Surat Izin Mengemudi yang satu ini diperuntukan bagi pengemudi kendaraan dengan berat kendaraan maksimal 3.500 kilogram. Dan mesti diingat SIM jenis ini diperuntukan bagi kendaraan spesial atau perorangan.

SIM B

Pada jenis sim yang satu ini lagi dikelompokan jadi 2, yang pertama adalah SIM B1 yang diperuntukan bagi pengemudi kendaraan yang miliki berat maksimal di atas 3.500 kilogram.

Dan untuk sim B2 diperuntukan bagi pengemudi atau pengoprasi alat berat, truk gandeng ataupun kendaraan gandeng yang miliki berat diatas 1.000 kilogram.

SIM C

Jika SIM A diperuntukan bagi pengemudi mobil atau sejenisnya, SIM C ini diperuntukan bagi pengemudi kendaraan sepeda motor. Sama halnya dengan sim B, terhadap sim C ini juga dibedakan berdasarkan sebagian kelompok.

SIM C1 misalnya, diperuntukan untuk pengendara sepeda motor dengan kapasitas mesin tidak lebih dari 250cc. Bagi pengendara motor yang menggunakan kapasitas mesin diatas 250 cc hingga 500 cc menggunakan SIM C2.

Dan bagi pengendara motor yang miliki dan mengendarai sepeda motor dengan spesifikasi mesin diatas 500 cc mesti miliki sim dengan jenis SIM C3.

SIM D

Jenis surat izin mengemudi yang satu ini kemungkinan belum banyak diketahui. SIM D sendiri digunakan untuk pengendara motor/mobil dengan keterbatasan tertentu atau disabilitas.

SIM Umum

Selanjutnya adalah jenis surat izin mengemudi Umum. SIM jenis ini tertentu dimiliki oleh pemilik atau pengendara kendaraan bermotor dengan status kendaraan umum. Sama perihal dengan sim perorangan, sim umum juga dibagi kedalam sebagian kelompok.

Berdasarkan peraturan Pasal 8 Peraturan Kapolri Nomor 9 th. 2012, jenis sim umum dibagi kedalam sebagian kelompok, pada lain SIM A Umum, SIM B1 Umum, dan SIM B2 Umum.

SIM A Umum

Surat izin mengemudi ini diperuntukan bagi pengendara kendaraan penumpang umum atau barang umum dengan berat maksimal kendaraan tidak lebih dari 3.500 kilogram.

SIM B1 Umum

Bagi pengendara kendaraan penumpang atau barang umum dengan kendaraan dengan berat lebih dari 3.500 Kilogram mesti miliki SIM B1 Umum ini.

SIM B2 Umum

Sama halnya dengan SIM Umum lainnya, SIM B2 Umum ini juga diperuntukan bagi pengendara kendaraan umum, namun khusu bagi pengendara kendaraan umum dengan kereta tempel atau gandeng terhadap bagian belakangnya. Dengan berat lebih dari 1.000 Kilogram.

SIM Internasional

SIM yang satu ini diperuntukan bagi warga negara luar negeri yang akan mengendarai kendaraan di Indonesia, secara peraturan pun SIM ini merujuk terhadap peraturan internasional yang berlaku mengenai selanjutnya lintas.

Itulah sebagian jenis SIM atau Surat Izin Mengemudi yang berlaku di Indonesia. SIM ini pasti bertujuan untuk menjadikan pengendara teratur pas berlalu lintas dan menekankan keselamatan antar pengendara.

Jadi, SIM Jenis apa saja yang sudah sahabat pecintaotomotif miliki? Jangan lupa untuk selamanya menaati selanjutnya lintas yah.